Peta komando nasional
Kabupaten mana yang, kalau hanya mengandalkan produksinya sendiri, kekurangan kalori pokok pada musim terpilih — dan pasokan mana yang terancam.
Neraca kalori normatif per kabupaten
Koroplet status neraca dan rasio kecukupan pokok. Ganti lapisan untuk membaca dampak risiko musim. Klik kabupaten untuk membuka halaman detailnya.
Sebagian kabupaten/kota tidak punya baris KATAM karena tidak punya lahan sawah baku yang dimodelkan: kota, kabupaten kepulauan, dan kabupaten pegunungan/rawa. Wilayah ini ditandai “tidak ada data”, bukan defisit. Mewarnainya merah akan menjadi persis kesalahan yang dilarang prinsip anti-redlining.
Ringkasan nasional
Neraca produksi-musim lokal, tanpa stok dan tanpa perdagangan antarwilayah.
Kabupaten defisit
233
dari 514 kabupaten
Seimbang
65
rasio pokok di sekitar 1,00
Surplus
161
sumber pasokan terdekat
55 kabupaten tanpa status neraca
Sebagian kabupaten/kota tidak punya baris KATAM karena tidak punya lahan sawah baku yang dimodelkan: kota, kabupaten kepulauan, dan kabupaten pegunungan/rawa. Wilayah ini ditandai “tidak ada data”, bukan defisit. Mewarnainya merah akan menjadi persis kesalahan yang dilarang prinsip anti-redlining.
Total pasokan (setara beras)
26,99 jttonProxy
Total kebutuhan (setara beras)
29,14 jttonProxy
Neraca nasional (setara beras)
-680,3 rbtonProxy
Penduduk tercakup
286,84 jtjiwaProxy
Neraca produksi-musim lokal: batas bawah ketersediaan. Tidak memodelkan stok/carry-over, perdagangan antarwilayah, impor, maupun cadangan Bulog.
Kesehatan mesin
Dibaca langsung dari /health.
Kabupaten di dim_wilayah514
Kabupaten dengan neraca514
Periode terbaru2026-ASEP
Keluaran berupa penolakan0 dari 1.413 resep
20 kabupaten defisit terdalam
1BogorJawa Barat · Jawa · rasio pokok 0,31-456,4 rb t2TangerangBanten · Jawa · rasio pokok 0,12-370,5 rb t3BekasiJawa Barat · Jawa · rasio pokok 0,17-349,2 rb t4BekasiJawa Barat · Jawa · rasio pokok 0,00-334,7 rb t5BandungJawa Barat · Jawa · rasio pokok 0,24-309,5 rb t6SurabayaJawa Timur · Jawa · rasio pokok 0,01-304,9 rb t7Adm. Jakarta TimurDki Jakarta · Jawa · rasio pokok 0,00-303,4 rb t8BandungJawa Barat · Jawa · rasio pokok 0,01-280,7 rb t9Adm. Jakarta BaratDki Jakarta · Jawa · rasio pokok 0,00-273,8 rb t10DepokJawa Barat · Jawa · rasio pokok 0,00-268,9 rb t11TangerangBanten · Jawa · rasio pokok 0,00-251,9 rb t12MedanSumatera Utara · Sumatera · rasio pokok 0,02-249,7 rb t13Adm. Jakarta UtaraDki Jakarta · Jawa · rasio pokok 0,00-189,6 rb t14SemarangJawa Tengah · Jawa · rasio pokok 0,05-187,2 rb t15MakassarSulawesi Selatan · Sulawesi · rasio pokok 0,02-185,1 rb t16SidoarjoJawa Timur · Jawa · rasio pokok 0,29-171,7 rb t17PalembangSumatera Selatan · Sumatera · rasio pokok 0,13-154,2 rb t18MalangJawa Timur · Jawa · rasio pokok 0,54-125,5 rb t19Bandung BaratJawa Barat · Jawa · rasio pokok 0,32-125,1 rb t20BogorJawa Barat · Jawa · rasio pokok 0,01-120,7 rb t
20 kabupaten surplus terbesar
1BanyuasinSumatera Selatan · Sumatera · rasio pokok 12,091,00 jt t2Ogan Komering IlirSumatera Selatan · Sumatera · rasio pokok 7,69585,5 rb t3BojonegoroJawa Timur · Jawa · rasio pokok 3,38311,1 rb t4LamonganJawa Timur · Jawa · rasio pokok 3,24280,6 rb t5IndramayuJawa Barat · Jawa · rasio pokok 2,34255,9 rb t6BoneSulawesi Selatan · Sulawesi · rasio pokok 3,72243,7 rb t7Ogan Komering Ulu TimurSumatera Selatan · Sumatera · rasio pokok 4,37239,3 rb t8Aceh UtaraAceh · Sumatera · rasio pokok 3,88199,8 rb t9TobaSumatera Utara · Sumatera · rasio pokok 9,32161,4 rb t10Ogan IlirSumatera Selatan · Sumatera · rasio pokok 4,36151,5 rb t11SimalungunSumatera Utara · Sumatera · rasio pokok 2,62151,3 rb t12GroboganJawa Tengah · Jawa · rasio pokok 1,94136,2 rb t13PidieAceh · Sumatera · rasio pokok 3,65131,5 rb t14BireuenAceh · Sumatera · rasio pokok 3,37124,5 rb t15NgawiJawa Timur · Jawa · rasio pokok 2,31113,4 rb t16Musi BanyuasinSumatera Selatan · Sumatera · rasio pokok 2,65112,9 rb t17Tapanuli UtaraSumatera Utara · Sumatera · rasio pokok 4,53112,8 rb t18PinrangSulawesi Selatan · Sulawesi · rasio pokok 3,49111,7 rb t19Barito KualaKalimantan Selatan · Kalimantan · rasio pokok 4,58111,4 rb t20BloraJawa Tengah · Jawa · rasio pokok 2,20109,2 rb t
Rasio pokok vs rasio total. Rasio pokok membandingkan pasokan padi-padian dengan kebutuhan kalori dari kelompok padi-padian saja. Inilah angka yang dibaca sebagai neraca. Rasio total membandingkan pasokan tiga komoditas dengan seluruh kebutuhan kalori. Angkanya akan jauh di bawah 1 di hampir semua kabupaten karena kalori dari umbi, minyak, gula, dan protein hewani tidak dihitung. Ia konteks, bukan neraca.
Rasio pokok di bawah 1 bukan “defisit beras”. Rasio pokok membandingkan pasokan BERAS dengan kebutuhan kalori BERAS saja. Pangsa beras diturunkan dari pangsa padi-padian provinsi (Susenas) dikali rasio beras terhadap padi-padian nasional, sehingga terigu impor dan jagung konsumsi tidak ikut dihitung sebagai kebutuhan. Rasio di bawah 1 berarti produksi beras lokal musim itu tidak menutup kebutuhan kalori beras penduduknya — bukan ramalan kelaparan, karena stok dan perdagangan antarwilayah tidak dimodelkan.
Yang tidak dimodelkan
Neraca produksi-musim lokal: batas bawah ketersediaan. Tidak memodelkan stok/carry-over, perdagangan antarwilayah, impor, maupun cadangan Bulog.
- Stok awal dan carry-over antarmusim.
- Arus perdagangan antarwilayah yang benar-benar terjadi.
- Impor.
- Cadangan Bulog dan cadangan pangan pemerintah lainnya.
Karena empat hal itu tidak dihitung, kabupaten berstatus defisit belum tentu kekurangan pangan: ia kekurangan produksi sendiri pada musim itu. Neraca ini pemicu intervensi, bukan prediktor kelaparan.